Informasi lombablog, lomba menulis, lomba SEO, lomba puisi, lomba menggambar, lomba LKTI terlengkap.

Jangan-Jangan Saya Korupsi

Jangan-Jangan Saya Korupsi

Jangan-Jangan Saya Korupsi

Assalamualaikum
Haloo sahabat muslim semua, maaf ya lama tidak update blog, masih nyari-nyari inspirasi sih soalnya. Sahabat di dalam renunganku yang panjang itu, sempat terbesit pertanyaan di tengah maraknya kasus korupsi yang ada di negara kita bahkan di dunia, timbul suatu pertanyaan

"Saya sering merasa tidak suka bahkan sempat merasa muak dengan koruptor, tapi jika menilik ke dalam diri saya sendiri apakah saya ini sudah termasuk orang yang benar? orang yang jujur dan tidak pernah korupsi sama sekali?"

Berulang kali pertanyaan itu muncul dan membuat saya galau. Jika saya jawab-jawab sendiri pertanyaan saya tadi kok rasanya ada jawaban yang menyatakan "jangan-jangan saya korupsi".


Sahabat, siapa diantara kita yang tidak pernah berbuat khilaf, tidak pernah lalai dan merasa hidupnya selalu dalam kejujuran? tentunya saya tidak merasa demikian. Maka dari itu semua pertanyaan kepada diri saya terutama tentang "jangan-jangan saya korupsi" membuat saya bertambah berfikir apa bedanya korupsi saya dengan korupsi para petinggi negara atau wakil rakyat kita? Toh,sama-sama disebut KORUPTOR.
Merinding jadinya jika saya termasuk dalam predikat koruptor. Sahabat, bedanya mungkin korupsi yang saya lakukan bernilai lebih kecil di banding dengan korupsi para petinggi negara atau wakil rakyat kita (padahal sama-sama di cap koruptor ya.. hehehehe...).

Dalam keseharian saya yang bekerja sebagai desainer grafis di Surabaya, saya tidak mengelak jika saya banyak berubuat salah dan mungkin juga dalam pekerjaan saya pernah melakukan korupsi. Jika diurut-urut apa saja kesalahan saya dan dapat disebut sebagai korupsi adalah salah satunya  sebagai berikut:
  • SAYA PERNAH KORUPSI WAKTU
Siapa sih yang tidak pernah korupsi waktu ? barang sedetikpun? (hehehee.. modus cari-cari temen). Saya akui jika saya pernah korupsi waktu dalam bekerja. Yang sering saya tidak terhindarkan adalah keterlambatan saat masuk kerja karena alasan macet itu yang umum kadang pula bangun kesiangan. Peraturan dari kantor yaitu jam kerja senin s/d sabtu adalah 08:00 - 17:00. Tidak jarang saya sering datang lebih dari jam 08:00 maksimal saya pernah telat yaitu jam 08:17 menit. Karena di kantor saya tidak menggunakan sistem absen sidik jari melainkan manual jadi bos tidak terlalu melihat keterlambatan saya, karena bos datang ke kantor jam 09:00. Di tambah teman-teman sekerja juga melakukan hal yang sama yaitu terlambat masuk kerja seakan-akan saya "merasa ada temannya ini". Padahal di dalam hati saya mengakui bahwa tindakan saya ini salah dan merugikan perusahaan.

Selain korupsi waktu datang kekantor, saya juga pernah korupsi waktu jam Istirahat. Dalam peraturan kantor, jam istirahat yaitu saat mendengar adzan shalat dzhuhur ada waktu 45 menit untuk ISOMA dan ada tambahan lagi 15 menit untuk nanti shalat ashar. Kadang saya istirahat di luar koridor itu dan saya mengerti jika saya ini salah, namun rasa bersalah saya kembali saya sepelekan karena alasan "ah..ada temennya ini". Saya kembali merenung dan beristigfar banyak-banyak lalu mengadu kepada Allah.

"Ya Allah mengapa saya selalu membiarkan diri hamba dalam keadaan yang mudah untuk cuek dan lebih mengindahkan perbuatan salah saya ini? Bukankan seharusnya saya tidak demikian? apakah karena pengaruh keadaan? jika benar demikian maka hamba memohon  ampunan dan hamba akan memperbaiki diri hamba kembali menata dan meninggalkan kesalahan-kesalahan hamba, namun hamba juga minta satu Ya Allah, berikanlah hamba teman-teman dan keadaan yang mendukung untuk hamba bisa memperbaiki diri hamba Ya Allah, aamiin."


Berulang kali pula doa itu saya ucapkan dengan sunggung-sungguh karena untuk memperbaiki semuanya harus diawali dari diri sendiri. Mulai sekarang sebagai tebusan keselahan saya, yaitu saya pernah korupsi waktu berangkat telat saya sekarang juga sering melebihkan waktu pulang saya dari jam 17:00 saya sering pulang jam 17:15 kadang lebih. Hal itu saya tujukan untuk mengganti hutang saya karena pernah terlambat masuk kerja dan pulang kerja saya harus molor diakibatkan saya berangkatnya juga molor. Semoga itu dapat menebus korupsi waktu saya, aamiin.

  • SAYA PERNAH KORUPSI UANG TRANSPOT / BENSIN
 Sebelum saya bekerja di Surabaya saya bekerja sebagai desainer grafis di Semarang. Kebetulan tunjangan gaji saya ada banyak macamnya tak terkecuali yaitu tambahan uang transpot / uang ganti bensin. Waktu itu bulan ke 4 saya bekerja di perusahaan itu dan seperti biasa per tanggal 1 awal bulan saatnya menerima gajian. Entah setan apa yang membisik ke telinga saya sehingga seolah-olah berkata demikian
" Alah nggak apa-apa kamu nulis habisnya uang bensin kamu dalam satu bulan ini di lebihkan dari kenyataan toh 10 / 20 ribu perusahaan juga tidak akan rugi".

 Astagfirullahaladzim..... saya waktu itu benar-benar sangat gemeteran saat menuliskan angka 75.000,- padahal sebenarnya bensin saya dalam 1 bulan hanya habis sekitar 50.000,-. Baru menulis saja saya sudah gemeteran tapi entah kenapa tangan kanan saya selonongan menyodorkan kertas itu ke bagian administrasi dan tanpa babibu lagi dalam sallary saya ada keterangan "transpot = Rp. 75.000,-". Saat menerima uang itu saya langsung ke toilet, dan di dalam toilet masih saya pandangi dan saya hitung kembali. Karena hati saya merasa tidak tenang uang 25.000,- saya pisah dari amplop dan saya selipkan ke saku. Saya keluar dari toilet dan masih berfikir tentang uang 25.000,- itu.

Entah dosa apa lagi yang ingin aku tambahkan terbesit saat itu sebuah fikiran "gimana kalau yang 25.000,- itu aku belikan rujak aja buat temen-temen jadi kan mereka bisa merasakan juga".

Lalu aku membeli rujak dan mendapat 3 bungkus lalu saya tawarkan kepada teman-teman saya. Bukan main lagi rasa hati dan pikiran saya seolah hati dan pikiran saya sedang bertarung antara memikirkan "ah tidak apa-apa toh untuk menyenangkan temen-temen" namun di dalam hati kecil saya berkata "kok saya tega banget ya sama mereka ngasih rujak padahal uang tersebut bukan murni uang saya".

Keesokan harinya saya datang lebih awal dan duduk di ruang tunggu administrasi bagian depan. Setelah saya fikir-fikir dan hati saya tidak tenang saya putuskan untuk mengembalikan uang kelebihan yang 25.000,- itu ke bagaian administrasi.

Saya berkata : "Mbak desi, saya mau konfirmasi soal sallary saya mbak."
Mbak Desi : "Oya mbak Yulia apa ada yang salah hitungan saya? apa kurang totalnya?" jawabnya.

Saya : "Gini mbak saya mau bilang kalo uang transpot saya ternyata kemarin saya salah nulisnya harusnya hanya 50.000,- bukan 75.000,-" saya sambil menyodorkan uang 25.000,-.
Mbak Desi : "walah mbak sudah saya report semua hasil kemarin, kenapa dikembaliin mbak ? udah buat mbak aja. Beneran nggak apa-apa mbak" jawabnya santai.

 Saya : "ah nggak mbak ini saya kembalikan aja biar saya tenang mbak". sambil meletakkan uang itu di meja loket.

Mbak Dita : "eeem.. dari pada aku repot ganti rekapan keuanganku yang udah aku kirim ke bos kalo mbak nggak mau nerima uangnya jadi ini uangnya buat aku lho?". balasnya sedikit manja.

Saya : "wah saya tidak mau tau mbak yang penting niat saya mengembalikan itu kelebihan selebihnya saya tidak tau." jawab saya lalu saya tersenyum meninggalkan ruang administrasi.

Lega rasanya hilang beban itu, ternyata hanya gara-gara uang 25.000,- saja bisa bikin jantungan. Kalau sudah jelas dan benar gini kan terasa tidak ada beban lagi. Itulah salah satu fakta kesalahan saya yaitu pernah korupsi uang transpot namun sudah saya kembalikan lagi kok :-(.

http://ppm.aswajanu.com/hadiah-lebih-banyak-di-kontes-blog-muslim-anti-korupsi/



Nah sahabat muslim semua, di atas hanya beberapa kesalahan saya yang cenderung bisa dikatakan sebagai tindakan korupsi namun jujur di dalam nurani saya, saya tidak ingin melakukan hal itu.  Sebagai renungan bersama, saya di sini hanya ingin mengajak mari perbaiki bersama, memperbaiki diri sendiri dulu sebelum menilai orang lain. Berkaca kepada diri sendiri dulu sebelum membicarakan kesalahan orang lain. Sebagai renungan kita seharusnya instrospeksi diri apakah diri kita ini sudah termasuk orang yang benar terlebih orang yang tidak pernah korupsi. Mari simak daftar di bawah ini semoga pernyataan-pernyataan di bawah ini terhindar dari kita agar kita tidak masuk dalam kategori KORUPTOR :
  1. Saya selalu berangkat kerja / sekolah / rapat / menghadiri kegiatan tepat waktu dan TIDAK PERNAH terlambat ?
  2. Saya tidak pernah mengambil barang orang lain ?
  3. Saya tidak pernah menambahkan dana anggaran padahal seharusnya tidak perlu ditambahkan ?
  4. Saya selalu jujur dalam berkata ?
  5. dll
Namun sahabat muslim semua, tidak melulu pejabat atau petinggi negara kita ini adalah koruptor, masih ada pioner-pioner yang kalah pamor dengan para koruptor dan  tidak terkuak kejujuran dalam ia bekerja. Merasa banggalah bapak atau ibu pejabat atau petinggi negara yang sudah pro dengan ANTI KORUPSI. Teruskanlah niat baik kalian karena sesungguhnya kejujuran itu manis di akhir walau pahit diawal.
Pesan saya buat para KORUPTOR, sudahilah niat buruk kalian jangan menambah beban banyak orang dan melulu menanggung dosa dengan berbuat yang tidak benar. Seperti pesan Bapak Basuki T. yang saya kagumi di bawah ini :
Bapak Basuki Ahok Tjahaja

Demikian sahabat muslim semua, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Mohon tambahkan opini sahabat untuk melengkapi artikel ini di kolom komentar yang sudah tersedia ya.

Wassalamualaikum :-)

YUK Mampir ke sini :
Website resmi Nahdlatul Ulama www.nu.or.id atau
Media Muslim Terbaik www.muslimedianews.com atau
Media dakwah Islam terdepan www.cyberdakwah.com atau
Info & belajar Islam terkini www.islam-institute.com atau
Searh Engine Islam Tepercaya www.aswajanu.com


5 comments:

  1. Kl korupsi waktu... sepertinya hampir semua dr kita pernah melakukannya. Bhkan saya sendiri.

    Sering kita sadar bhwa hal ini salah, namun lagi-lagi setan membisikkan dlm hati kita, ah, gak ngerugiin negara juga."

    Ah,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaaaaaah betul sekali apa kata Mas pri

      Delete
    2. betul betul betul.. :-)
      salam agan Yahya

      Delete
  2. Naudzubilah mba, jangan sampai korupsi, hukumnya berbahaya apalagi di akhirat. hehe

    ReplyDelete

Terima kasih waktunya yang sudah sudi berkunjung ke gubuk sederhanakaku di dunia maya. Terima kasih pula atas komentar yang sudah ditinggalkan. Salam sukses selalu untuk kita semua aamiin.
hobyulianti@gmail.com

Labels

oshin (6) yulianti (6) Maria Angela Setiadi (4) lomba blog (3) Anti Korupsi (2) Aswaja (2) Islam (2) Muslim (2) hari ulang tahun (2) ALFAMART SEO 2014 CONTEST (1) Alfamart (1) Body Spa (1) Cap Kaki Tiga (1) Cara Riset kata Kunci Menggunakan Google Keyword Planner (1) Contoh Desain Banner (1) Contoh Desain Kartu Nama (1) Deltomed Factory (1) Deltomed Factory dan Wisata Solo (1) Gumaya Tower Hotel (1) Koleksi Terbaru 10 Negara Peserta Piala Dunia 2014 (1) Kontes Blog Muslim II : “Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah” (1) Kuldon Sariawan (1) Lomba Blog Kompasiana (1) Lomba Blog SEO Alfamart 2014 (1) Manfaat (1) Materi Teknik Pengambilan Gambar Lengkap (1) Piala Dunia 2014 (1) Piala Dunia 2014 di Brasil (1) Reflexology (1) SMK N 8 Semarang (1) Selamat (1) Setia (1) Teknik Pengambilan Gambar (1) Tutorial Fingerprint (1) Unnes (1) Video Teknik Pengambilan Gambar (1) ayat kursi (1) ayat kursi huruf latin (1) contoh desain brosur (1) contoh desain nota (1) deadline 5 April 2014 (1) desain kartu nama (1) fingerspot (1) foto narsi (1) foto selfie (1) game bola (1) google keyword (1) hadiah lenovo (1) hadiah untuk pacar (1) harian Umum Media Indonesia (1) hbd (1) jadwal bola (1) jadwal kualifikasi piala dunia 2014 (1) jadwal piala dunia 2014 (1) kaa kunci (1) kado ulang tahun (1) lomba foto selfie (1) media Indonesia (1) passion (1) pt sumber alfaria trijaya tbk (1) refleksi (1) riset keyword (1) selamat ulang tahun (1) terjemahan ayat kursi (1) tutorial Riset kata Kunci Menggunakan Google Keyword Planner (1) ulang tahun (1) yulianti smk n 8 semarang singapura (1)
Powered by Blogger.

Seputar Informasi

Copyright © 2013 Informasi Lomba Terlengkap | Partner Pathmo Media And Oto News